Sunday, 26 June 2016

Dulu

Dulu . . . .
Ada seorang anak kecil
Yang selalu memadang rembulan
Dan ingin sekali ia menyentuhnya . . .
Setiap orang selalu bisa memandang rembulan
Tapi tidak semua orang dapat menyentuhnya
Termasuk bocah kecil tersebut
Ia selalu memandangnya
Dan tersenyum dalam gapaiannya
Sekarang . . . .
Ia tak memiliki rembulan itu
Tapi ia selalu memiliki senyumnya . . .

-------------
Muhadlorotul 'ammah aula putra VI.
Sidoarjo, sabtu 19 maret 2016. Jam : 19.46

Aku Ingin Mengenangnya

Aku ingin mengenangnya
Selamanya . . .
Seabadi mungkin,
Sebutir air mata
Barangkali tak cukup sebagai bukti
Untuk tak menceritakannya
Sepatah kata
Atau sepenggal aksara
Masih saja dapat terbaca
Menuntun ridu pada makna abadi
Karna kalian memang tak mungkin sirna
Dari kerlap kerlip doa
Yang kupanjat dari tirai syahdu
Doaku . . . .
Doaku melantun dari atas awan . . . . .
Menjaga rindu abadi itu,
Terima kasih, sayaang . . . .
Kalian masih perhatian padaku
Dan menganggap adaku . . .


---------------
Setia dilangit Sidoarjo.
Ahad, 03 april 2016. Jam : 16.08.

Hai Gadis..Pecahkan Sepatu Itu

Hai Gadis . . . . . . .
Jangan memaksakan kakimu
Masuk kedalam sepatu kaca
Pecahkan sepatu itu . .
Dan kenakan saja apa yang kamu mau . . . .
Jangan selalu mendengarkan
Kata kata orang lain
Yang tidak mengenal kita dengan baik . . . . .
2016.

----------------
Anggun manismu .
Taman, Sepanjang Sidoarjo,
Senin, 04 April 2016. Jam : 09.20.

Begitlah Wanita

Begitulah wanita . . .
Wanita memang seperti itu,
Dia hanya ingat kekejaman orang
Pada dirinya,
Walau kekejaman itu kecil . . .
Tapi dia lupa kekejaman dirinya
Pada orang lain
Padahal kekejamannya itu begitu besar . . .
Sudah lupakah kau . . . ?
Siapakah diantara kita yang kejam ?
Siapa ?
Antara kau dan aku yang kejam ?
Kau masih saja menuduhku kejam
Padahal hidupku ini
Semuanya kuperuntukkan padamu
Sampai sekarang
Dan selamanya . . .
Walau engkau pernah berpaling
Dan mengusir diriku dari tangga hatimu,
Kau katakan
" antara aku denganmu tidak ada sepadan "
Siapa yang kejam ?
Aku atau dirimu ?
Tidak . . . .
Aku tidak kejam
Aku hanya menepati janji
Dan permohonanmu
Yang kau pinta padaku . . .
Aku akan tetap menghargaimu
Menghormatimu sebagai wanita . . .
Wanita yang dulu pernah kucintai . . .

------------------
Duka di langit sepanjang
( cerita singkat seorang teman )
Sidoarjo, 05 april 2016. Jam : 09.18.

Aku Tak Bangga

Aku tak bangga
Dengan cinta yang aku puja
Karna aku tak pernah amanah dan setia
Perayu dan penghiba . . .
Bila malam ini
Rembulan tak dapat kusentuh
Esok pasti ada
Orang lain yang dapat meraihnya . . .
Siapakah . . . ?
Dan dari manakah . . . ?
Yakin itu pasti ada
Semoga rumput
Yang hari ini terinjak injak seribu kaki
Esok akan menjadi ilalang
Yang ujungnya senantiasa gemulai
Bergerak melantunkan dzikir . . . .

------------------
Untuk murid baruku . .
Dari tepian suramadu, sabtu 09 april 2016.
Jam : 23.12.

Bersujudlah

Duduklah . .
Angin meninggalkanmu
Tersenyumlah
Rembulan mencibirmu
Berbicaralah
Hujan menamparmu
Berjalanlah
Mentari membohongimu
Diamlah
Alam tidaklah menghiraukanmu . . . .
Bersujudlah . . . .
Maka Tuhanmu akan membelaimu . . . . .

----------------
Termenung dalan suara adzan.
Sabtu, 16 april 2016. Jam : 11.38.

Sampai Kapan

Sampai kapan
Engkau akan menyembunyikannya
Sampai kapan
Engkau akan memendamnya . . . ?
Selama apapun kau tak bicara
Selama itu pula
Aku tetap sabar menunggunya
Sampai engkau mau mengungkapkannya
Sekalipun menjelang ajal tiba . . . .

---------------
Persimpangan siwalan panji buduran sidoarjo.
Senin, 18 april 2016. Jam : 19.51

Tidakkah Kau Mau Kembali

Kau datang
Kemudian engkau pergi
Sedikitpun kau tak sudi menoleh padaku
Apalagi tersenyum menyapa,
Bunga yang dulu pernah kau tanam
Kini telah mekar dan wangi
Tidakkah kau mau kembali
Datang kemudian memetiknya . . . . ?

---------------
Pematang sawah
Sidoarjo, senin, 18 april 2016. Jam : 23.37.

Mimpi Yang Terbangun

Jadilah engkau bintang
Bintang dilangitmu sendiri
Cemerlang cahayamu
Memantul dalam telaga hati
Menjadi hakekat . . . .
Cantikmu milikmu
Indahmu hiasanmu
Harummu semestamu
Anggunmu pujamu
Jangan menjadi tipuan muslihat . . .
Apa kata orang lain
Adalah permata yang akan hilang . . .
Cintamu kerudung cadarmu
Kasihmu keagunganmu
Pribadimu keanggunanmu
Menjadi rindu terbalut doa
Antara rembulan dan matahari
Dan awan akan selalu menguap
Menjadi rintik hujan
Yang selalu mencium wujudmu . . . . .
Karna engkau adalah bintang
Yang bersayap bidadari.

-------------
Mimpi yang terbangun.
Dipinggir jalan malam Sidoarjo.
Senin, 09 mei 2016. Jam : 00.38.
Jadilah engkau bintang
Bintang dilangitmu sendiri
Cemerlang cahayamu
Memantul dalam telaga hati
Menjadi hakekat . . . .
Cantikmu milikmu
Indahmu hiasanmu
Harummu semestamu
Anggunmu pujamu
Jangan menjadi tipuan muslihat . . .
Apa kata orang lain
Adalah permata yang akan hilang . . .
Cintamu kerudung cadarmu
Kasihmu keagunganmu
Pribadimu keanggunanmu
Menjadi rindu terbalut doa
Antara rembulan dan matahari
Dan awan akan selalu menguap
Menjadi rintik hujan
Yang selalu mencium wujudmu . . . . .
Karna engkau adalah bintang
Yang bersayap bidadari.

-------------
Mimpi yang terbangun.
Dipinggir jalan malam Sidoarjo.
Senin, 09 mei 2016. Jam : 00.38.

CINTA YANG TAK DIFAHAMI . . .

Setiap kita tentu punya cinta dan punya sayang,
Walau terkadang kita tidak pandai untuk menunjukkannya,
Kita terkadang mencintai dengan cara kita
Dan orang lain mencintai dengan cara mereka . . . .
Maka fahamilah cinta yang ditunjukkan orang lain pada kita
Agar orang lain tersebut punya nilai dimata kita . . .

----------------

Maafkan Aku

Maafkan aku
Jika sayangku tak sempurna
Senyumku tersembunyi
Dibalik keramean
Dan kata kata mesra
Menjadi tanpa daya
Karna terperangkap dalam sudut ramai . . .
Tapi aku yakin
Tuhan tetap tahu
Cinta dan sayang yang kupunya
Lebih berwarna dari yang kalian kira . . . .
Kalian semua
Adalah tamu agung mulia
Yang telah sudi
Datang menginjakkan kaki
Ditempat diamku . . . . . .
Memberi kesan sejuta bahagia
Yang tiada terkira . . . . .
Semoga Allah
Selalu membalas kalian semua
Dengan kebaikan yg sempurna . . . .

------------
Ahad, 29 mei 2016 m. Jam : 22.04.

Bila Engkau Jauh Dari Allah

Bila engkau jauh dari Allah
Maka jiwamu akan gelisah,
Jika engkau tidak jujur dan tidak lurus
Maka hidupmu tidak akan pernah tenang dan selalu tersiksa . . . .
Hidup seseorang akan selalu tentram dan bahagia
Bila ia selalu dekat dengan Allah
Dan senantiasa bersikap jujur serta lurus dalam pergaulan hidup ini . . . .
Maka cinta dan kasihpun akan langgeng didalam jiwa dan hati kita . . . . .
AL QURBU WAL HUBB KHOIRUN MINAD DUNYA WA MAA FIHAA . . . .

----------
Semoga Allah menjadikan kita semua makhluq yang taqwa dan qona'ah . . . . .
Kamis, 02 juni 2016. Jam : 15.35.

Hanya Cinta Sajalah

Api itu panas dan dapat membakar segalanya,
Sama halnya dengan salju yang dingin dan dapat membekukan semuanya . . .
Hanya cinta sajalah
Yang dapat mengatasi keduanya
Menjadi teman dan shahabat
Yang mengerti arti keberadaannya . . . .

Tumbuhkanlah cinta
Yang dapat merubah keganasan
Menjadi indah dan bermakna . . . . .
----------
Ahad, 05 juni 2016. Jam : 01.40.

Siksa yang terikat

Siksa yang sangat pedih
Ketika engkau tak lagi menyapa
Pandanganmu lepas
Beralih ketempat nun jauh . . .
. . . . . . . . . . .
Disini . . .
Aku selalu menyebutmu
Dengan tangan terantai harap
Semoga suatu saat
Engkau akan faham juga
Tentang keluh siksaku
Bahwa orang yang tak kau hiraukan
Dialah yang dapat memberimu bahagia . . .

---------------
Surabaya, rabu, 08 juni 2016. Jam : 07.13.

Ya Allah, ya Rabby . . .

Ya Allah, ya Rabby . . .
Maha suci Engkau
Yang telah menciptakan hati
Dengan segala rahasianya
Yang menciptakan semesta
Dengan semua kekuatannya
Yang menciptakan manusia
Dengan segenap taqdirnya
Hanya di tanganMu titik keputusan
Engkaulah tumpuan pengaduan
Dan Engkau pula tempat bermohon pertolongan
Dan hanya padaMu semuanya kembali . . . .
. . . . . . . . . . . .

--------------
Sabtu, 11 juni 2016. Jam : 20.55.

Kau..

Kau . . . .
Bidadari yang tak bersayap
Huur 'ain yang menjelma indah
Pesonamu menyirat mimpi
Melukiskan sejengkal rindu
Disetiap ujung rambutmu
Semua terpaku . . . .
Menatap sebaris mega,
Dibalik kemilau bibirmu
Semua terkulai lemas . . . .
Dalam sua perdana
Sebaris insan terjerat matamu
Yang bersembunyi
Dibalik kerudung tipis suci
Dalam gelombang hayal
Semua berhasrat
Untuk menangkap sinar mata itu
Lalu menyimpan rapi
Di jantung rindunya,
Biarkan saja . . . .
Senyummu bertabur
Menambah indahmu indah
Agar semua malaikat datang berebut
Untuk membisikkan cinta . . .

-----------------
Untuk murid cantikku.
Suramdu, rabu 15 juni 2016. Jam : 22.00

Untukmu

Untuk menjadi dirimu
Kau tak butuh orang lain
Apalagi menjadi bayangan dibaliknya
Kau tak butuh pula
Warna warni pemoles indah,
Kau butuh hanya
Secuil permata
Yang menjadi hatimu . . .
Itulah cantikmu
Dan itu pula dirimu . . . . . . .

-------------------
Pesisir pantai suramadu.
Sabtu, 18 juni 2016. Jam : 22.57.

Debu

Aku adalah debu
Debu yang tak punya makna
Aku adalah debu
Yang ingin selalu memujamu
Tapi sudah tak ada lagi
Aksara aksara yang kupunya
Yang dapat kususun menjadi namiri
Karna sejuta kata
Tak cukup untuk melukis indahmu . . .
Aku adalah debu
Adakah tempat kembali
Selain padaMu
Ya Allah . . . . . ?

------------------
Surabaya, Rabu 22 juni 2016. Jam : 01.24.

Jadilah Saja

Bila engkau batu
Jangan berharap jadi permata
Bila engkau bintang
Jangan menghayal jadi rembulan
Bila engkau burung
Jangan ingin menjelma jadi kelelawar . . .
Jadilah saja
Engkau bunga yang indah
Sentuhlah hatimu selembut senyummu
Supaya cahayanya
Menerangi nama dan adamu . . .

----------------
Bukber di bumi Tanah mera.
Rabu, 22 juni 2016. Jam : 21.22.

Berubah

Berubah . . .
Semuanya sudah berubah
Aku baru merasa
Kalau semuanya telah berubah . . .
Selama ini mataku terpejam
Memandangmu dengan mata tak bercahaya
Sejujur mata dalam gelap
Jujur itu hanya sebatas meraba,
Ternyata . . . .
Setelah kelopak mataku terbuka
Fenomena bercorak lain
Fatamorgana indah berbeda . . .
Kerudungmu tak hijau lagi
Senyum tak seindah dulu
Pandanganmu tak lurus juga
Sapamu tak pernah ada
Candamu semu tak mesra
Langkahmu tak ada tengok hiba
Dan palingmu semakin nyata . . .
Namun . . .
Dalam tak bercahaya mataku
Dalam salah nilaiku
Aku akan tetap selamanya
Akan selalu berkata
Pada siapa saja yang bertanya
Bahwa engkaulah
Bidadari yang tak bersayap itu . . . .

---------------
Masihkah ada.
Dari bisikan angin pantai suramadu.
Jum'at. 24 juni 2016. Jam : 08.36.