Sunday, 26 June 2016

Begitlah Wanita

Begitulah wanita . . .
Wanita memang seperti itu,
Dia hanya ingat kekejaman orang
Pada dirinya,
Walau kekejaman itu kecil . . .
Tapi dia lupa kekejaman dirinya
Pada orang lain
Padahal kekejamannya itu begitu besar . . .
Sudah lupakah kau . . . ?
Siapakah diantara kita yang kejam ?
Siapa ?
Antara kau dan aku yang kejam ?
Kau masih saja menuduhku kejam
Padahal hidupku ini
Semuanya kuperuntukkan padamu
Sampai sekarang
Dan selamanya . . .
Walau engkau pernah berpaling
Dan mengusir diriku dari tangga hatimu,
Kau katakan
" antara aku denganmu tidak ada sepadan "
Siapa yang kejam ?
Aku atau dirimu ?
Tidak . . . .
Aku tidak kejam
Aku hanya menepati janji
Dan permohonanmu
Yang kau pinta padaku . . .
Aku akan tetap menghargaimu
Menghormatimu sebagai wanita . . .
Wanita yang dulu pernah kucintai . . .

------------------
Duka di langit sepanjang
( cerita singkat seorang teman )
Sidoarjo, 05 april 2016. Jam : 09.18.

No comments:

Post a Comment